Ikan Kerapu Cantang

Ikan kerapu merupakan salah satu komoditas perikanan ekspor dan ikan laris diminati di restoran di seluruh Indonesia. Indonesia adalah produsen utama kerapu dimana permintaan pasar terus meningkat setiap tahunnya.

Epinephelus spp. (ikan kerapu) dikenal dengan nama lain ikan grouper. Hidupnya soliter, ikan kerapu merupakan pememangsa ikan dan krustase dan merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai peluang baik di pasar domestik maupun pasar internasional, selain itu nilai jualnya cukup tinggi (Langkosono, 2007 dan Triana, 2010). Jenis-jenis ikan kerapu tersebut diantaranya adalah ikan kerapu lumpur, Ikan kerapu kertang, ikan kerapu macan, ikan kerapu totol, ikan kerapu sunu, dan ikan kerapu malabar. Melihat potensi tersebut, Growpal turut serta melakukan pengembangan akuakultur dengan bekerjasama dengan petani kerapu mulai dari pembenihan kerapu hingga pembesaran kerapu. Kerapu yang menjadi komoditas di Growpal adalah kerapu cantang yang merupakan hasil persilangan Ikan kerapu Macan dan Ikan kerapu Kertang. Hibridasi tersebut diinisiasi oleh Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Situbondo sejak 2009.

Morfologi kerapu cantang merupakan kombinasi antara kerapu macan dengan kerapu kertang. Kerapu macan memiliki bentuk badan kerapu macan memanjang silindris tubuhnya lebih tinggi, sirip dadanya berwarna kemerahan, kulit tubuhnya dipenui dengan bintik-bintik gelap yang rapat,  sedangkan sirip-sirip yang lain bertepi cokelat kemerahan. Tubuhnya berbentuk gepeng (compressed), tetapi kadang ada juga yang agak bulat. Mulutnya lebar serong ke atas, Rahang bawah dan atas dilengkapi gigi-gigi yang berderet dua baris, ujungnya lancip dan kuat. Sementara itu, ujung luar bagian depan dari gigi baris luar adalah gigi-gigi yang besar. Badan kerapu macan ditutupi oleh sisik kecil yang mengilap dan bercak loreng mirip bulu macan.

Dalam investasi kerapu cantang melalui Growpal, ROI yang didapatkan mampu mencapai 27%, namun tingginya ROI juga sebanding dengan tingginya risiko kegagalan dalam proses budidaya ikan kerapu. Untuk itu Growpal menghadirkan fitur “Analisa Risiko” yang akan membantu calon investor untuk mengenali komoditas sebelum berinvestasi.

Penulis:

Tim Growpedia

Sumber:

Langkosono. 2007. Budidaya Ikan kerapu (Serranidae) dan Kualitas Perairan. Neptunus, Vol. 14, No. 1: 61-67

Triana SH. 2010. Analisis Fragmen DNA Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) yang Tahan dan Rentan terhadap Bakteri Vibrio alginolyticus.Jurnal ILMU DASAR, Vol. 11 No.1: 8-16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *