PENDEDERAN: Tombak Awal Penentu Bibit Unggul Produk Perikanan

     Dalam proses budidaya perikanan, terdapat tahapan-tahapan penting yang perlu dilakukan agar dapat menghasilkan bibit unggul dalam produk perikana

Budidaya Ikan Menjawab Kebutuhan Pangan Masa Depan
     Dalam proses budidaya perikanan, terdapat tahapan-tahapan penting yang perlu dilakukan agar dapat menghasilkan bibit unggul dalam produk perikanan. Salah satu tahapannya adalah pendederan. Secara singkat, pendederan merupakan tahap penyebaran benih ke tempat pembesaran sementara. Karena pentingnya proses tersebut bagi keberlangsungan budidaya perikanan, maka produk-produk investasi yang ditawarkan Growpal banyak mendukung dan mendanai pembudidaya ikan yang ingin melakukan proses pendederan karena pendederan juga penting untuk menjaga mutu bibit produk perikanan karena kualitas ikan sangat berpengaruh terhadap penjualan. Tak hanya menguntungkan para pembudidaya, produk investasi pendederan dalam Growpal juga memiliki antusiasme yang tinggi lho dari pihak investor. Kira-kira kenapa yaa bisa begitu? Yuk, kita pahami lebih lanjut informasi seputar pendederan.
Pendederan merupakan kegiatan lanjutan setelah pemijahan di mana larva ikan akan dipisahkan dengan indukan. Hal ini bertujuan untuk dipersiapkan menjadi anakan yang cukup besar yang dikenal dengan nama benih. Untuk memulai proses pendederan diperlukan persiapan yang matang mulai dari tahap persiapan media pendederan, karena prinsip pendederan benih ikan adalah upaya membuat larva benih ikan hidup nyaman sehingga memiliki pertumbuhan lebih optimal. Agar benih ikan hidup nyaman, maka lingkungan kolam harus dibuat sesuai dengan kebutuhan benih ikan. Menurut Yulianti et al. (2003) pendederan perlu dilakukan untuk mendapatkan benih yang baik kualitasnya sebelum ditebar di kolam pembesaran, dengan tujuan untuk mengurangi tingkat kematian dan mendapatkan benih dengan ukuran seragam.


Dokumentasi pendederan yang dilakukan oleh mitra Growpal

Pada tahap pelaksanaan pendederan diperlukan penentuan padat tebar (jumlah ikan yang dapat ditebar per satuan luas (atau volume air) dalam wadah pemeliharaan ikan) agar tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva yang ditebar tetap optimal. Selain itu padat tebar merupakan faktor pembatas yang dapat mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup, kualitas larva, biaya produksi dan produksi per satuan waktu (Joko et al., 2003). Padat penebaran benih ikan tergantung dari daya dukung kolam. Daya dukung kolam adalah kemampuan sumber daya kolam mendukung kehidupan benih ikan untuk dapat berkembang dan tumbuh secara optimal. Oleh sebab itu untuk menentukan padat tebar benih perlu dilakukan pengamatan dan analisa daya dukung kolam.
Potensi kegagalan pendederan dapat terjadi apabila lingkungan wadah pendederan tidak sesuai dengan kebutuhan benih ikan yang mencakup kebutuhan kualitas air, bebas dari hama dan penyakit, serta tersedianya pakan. Penentuan wadah pendederan benih ikan sangat tergantung pada sifat dan karakter jenis benih ikan. Beberapa jenis benih ikan memiliki sifat dan karakter membutuhkan suhu yang sejuk, cahaya yang redup, dan sebagainya. Apabila kebutuhan ini tidak terpenuhi sesuai dengan karakter ikan, maka potensi kegagalan yang terjadi dalam proses pendederan cukup tinggi. Penyiapan peralatan dan wadah pemeliharaan juga merupakan faktor yang penting untuk dilakukan karena bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang optimal bagi benih untuk hidup, berkembang dan tumbuh, serta menghilangkan/mengurangi potensi serangan mikroorganisme merugikan.
Pemanenan ditahap pendederan dilakukan setelah benih mencapai berat tertentu (disesuaikan dengan komoditasnya). Setelah pemanenan, benih dijual kepada pengusaha pembesaran atau dipelihara lagi di kolam lain untuk mendapatkan ukuran ikan yang lebih besar. Untuk mengupayakan agar tingkat kematian benih rendah, dalam pengiriman benih menggunakan jerigen atau drum yang diisi air bersih dan selama pengiriman benih ikan tidak diberi pakan (perut dikosongkan).
Melalui platform Growpal, para pembudidaya ikan mendapatkan pendanaan untuk melakukan proses pendederan dengan berbagai macam komoditas seperti ikan kerapu, udang vaname, dan ikan sidat karena produk perikanan ini mempunyai permintaan ekspor yang tinggi sehingga hasilnya akan sangat menguntungkan. Dari berbagai komoditas ini terdapat benefit yang cukup bervariasi dan ROI (return on investment) dapat mencapai angka 25% per tahunnya. Para pembudidaya yang bekerja sama dengan Growpal juga membuktikan keahliannya dalam melakukan pendederan. Contohnya saja dalam campaign Pendederan Ikan Sidat Bogor Unit 1, dari tanggal 12 April 2019 hingga 20 Juni 2019 ikan sidat yang melalui proses pendederan mengalami perkembangan berat hingga 9 kali lipat.

Sumber: website growpal.co.id
Pendederan Ikan Sidat Bogor Unit 1

Hal-hal ini merupakan sebagian dari berbagai faktor yang membuat para investor tertarik untuk memberikan pendanaan dalam produk investasi pendederan. Dari akhir tahun 2017 hingga akhir Juni 2019 tercatat sejumlah 547 orang telah percaya untuk berinvestasi melalui Growpal dan memilih produk pendederan.
Jadi gimana nih pals? Udah paham kan sekarang tentang produk investasi pendederan? Bisa banget jadi bahan pertimbangan kamu untuk memilih produk yang akan kamu investasikan di Growpal.

PENULIS: Quartina Pinunjul Winarti
SUMBER:
Joko., Muslim., dan Ferdinand, H.T. 2013. Pendederan larva ikan tambakan (Helostoma temmincki) dengan padat tebar berbeda. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 18(2): 60-67
Yulianti, P., Tutik, K., Rusmeidi dan Siti, S. 2003. Pengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhan dan sintasan dederan ikan nila GIFT (Oreochromis niloticus) di kolam. Jurnal Iktiologi Indonesia. 3(2): 63-66

COMMENTS

WORDPRESS: 0