Sama-Sama Kaya Protein, Ini Perbedaan Ikan Sidat dan Belut

Beberapa jenis ikan memiliki bentuk yang terlihat sama, apalagi jika dilihat secara sekilas. Salah satu contohnya adalah ikan sidat dan belut. Ked

Yuk, Kenali Berbagai Penyakit Udang! (Edisi Bakteri)
Selain Meningkatkan Supply Produk Perikanan, Inilah Keuntungan dari Pembiayaan Trading
Ikan Kerapu: Rasa Nikmat, Kaya Manfaat

Beberapa jenis ikan memiliki bentuk yang terlihat sama, apalagi jika dilihat secara sekilas. Salah satu contohnya adalah ikan sidat dan belut. Kedua makhluk perairan ini merupakan hewan yang sering dikonsumsi manusia. Kandungan protein dari kedua hewan ini tergolong sangat tinggi. Namun ada beberapa orang yang tidak tahu cara membedakan ikan sidat dan belut. Bahkan ada yang beranggapan sidat dan belut itu sama.
Ikan sidat memiliki nama latin Anguilliformes dan merupakan kelompok ikan yang memiliki tubuh seperti ular. Sidat sendiri sangat populer di Jepang, yang biasa disebut sebagai unagi. Sedangkan belut mempunyai nama latin Monopterus albus. Permintaan belut dan sidat dari luar negeri meningkat pesat dan harga keduanya juga tergolong tidak murah. Lalu apa sih yang membedakan kedua makhluk ini? Yuk, simak perbedaan aspek-aspek berikut.

⦁ Struktur Tulang

Struktur tulang ikan sidat tidak berbeda jauh dengan ikan-ikan kebanyakan, yakni memiliki susunan yang rapi dan teratur. Bentuknya pun sebaris dengan arah hadap ke atas dan bawah. Hal ini berbeda jauh dengan struktur tulang pada belut yang cenderung rumit dan unik. Susunan tulang belut bahkan sangat rumit karena membentuk tanda plus sehingga membuatnya susah diolah menjadi fillet.

⦁ Morfologi / Bentuk

 

 

 

 

Jika dilihat dari bentuk badan, ikan sidat memiliki badan yang cenderung lebih membulat. Ikan sidat juga mempunyai ekor yang mirip seperti ikan lele. Sedangkan badan belut lebh pipih dan bentuk kepalanya lebih meruncing. Pada bagian ekor, belut tidak mempunyai sirip seperti halnya ikan sidat. Belut memiliki tubuh memanjang dengan mata kecil, terdapat lapisan lendir di sekujur tubuhnya serta tidak bersirip dan bersisik seperti sidat.

Sirip yang dimiliki sidat merupakan perbedaan yang paling mencolok karena terletak di dekat kepalanya yang dianggap telinga bagi sebagian orang. Saat umur dewasa ikan sidat bisa tumbuh hingga mencapai panjang 1.5 meter.

⦁ Habitat

Sidat tidak memerlukan media tumbuh berupa lumpur seperti belut dan bersifat fleksibel. Ikan sidat umumnya tinggal di perairan asin, walaupun ada beberapa spesies yang dapat hidup di air tawar. Lingkungan tempat tinggal ikan sidat cenderung bersih dengan air jernih dan tidak mengandung lumpur (Rianto, 2019).
Belut tidak membutuhkan kondisi geografis dan iklim yang spesifik, sehingga belut mampu hidup dalam perairan dengan kandungan oksigen rendah. Belut menyukai tempat berlumpur seperti daerah persawahan dan rawa. Belut akan mencari media baru apabila terjadi kenaikan suhu yang berlangsung lama pada media sebelumnya.

⦁ Siklus Hidup

Ikan sidat akan melakukan migrasi dari perairan tawar ke laut ketika hendak berkembang biak. Setelah selesai, ikan sidat akan kembali ke sungai dengan meninggalkan telur-telurnya di laut. Saat telur sudah menetas maka keluarlah sidat kecil (glass eel). Benih ikan sidat (glass eel) ini akan berpindah dari laut ke air tawar sampai dewasa.
Sedangkan belut hidup, tumbuh, dan berkembang biak di daerah lumpur air tawar saja. Menurut artikel IDN Times, Belut termasuk hewan hemaprodit (berkelamin ganda). Belut mengalami pergantian kelamin dari betina menjadi jantan ketika dewasa. Selama pergantian, belut menjadi sangat agresif sehingga belut akan memangsa sesamanya.

⦁ Perilaku Budidaya

Lokasi budi daya sidat sebaiknya pada kondisi tanah yang bertekstur padat dengan pH 5-7 dan dekat dengan sumber air. Pada belut, tanah lumpur yang mengandung humus merupakan tempat yang sangat baik karena substrat yang liat dapat menahan bahan organik dan air dengan baik (Novaya, 2019).
Nah pals, sekarang kalian udah tau kan cara membedakan ikan sidat dan belut serta perbedaan perlakuan saat kegiatan budidaya? Jika ada perbedaan lainnya yang kalian ketahui, tinggalkan pendapat kalian di kolom komentar ya!

Penulis:
Quartina Pinunjul Winarti
Source:
⦁ Novaya, S. (2019). 5 Perbedaan Ikan Sidat dan Belut, Jangan Sampai Tertukar!. Diakses dari, https://www.idntimes.com/science/discovery/inge-yuliane/5-perbedaan-ikan-sidat-dan-belut-jangan-sampai-tertukar-agp-c1c2/full
⦁ Rianto, A. (2019). 4 Perbedaan Mencolok Antara Ikan Sidat dan Belut. Diakses dari, https://www.isw.co.id/single-post/2019/01/16/4-Perbedaan-Ikan-Sidat-dan-Belut

COMMENTS

WORDPRESS: 0