Yuk, Kenali Berbagai Penyakit Udang! (Edisi Fungi dan Parasit)

Hello, pals! Dalam artikel Growpedia sebelumnya sudah dibahas berbagai jenis penyakit udang yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit tersebut di antaran

Growpal Earth, Kajian Kejadian Gempa di Lokasi Budidaya & Seluruh Wilayah Indonesia
Yuk, Kenali Berbagai Penyakit Udang! (Edisi Bakteri)
Realitas Risiko Investasi Agrikultur pada Platform Peer-to-Peer Lending

Hello, pals! Dalam artikel Growpedia sebelumnya sudah dibahas berbagai jenis penyakit udang yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit tersebut di antaranya adalah White Feces Disease (WFD), Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND), dan Black Spot Disease (Bintik Hitam). Kali ini Growpedia ingin mengajak kamu untuk mengetahui berbagai penyakit udang yang disebabkan oleh fungi (jamur) dan parasit. Simak terus artikel ini agar kamu tahu tanda-tanda penyakitnya ya!

Udang merupakan salah satu komoditas ekspor perikanan andalan Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi (khususnya udang vaname). Komoditas ini berkontribusi besar dalam perolehan devisa negara dengan total nilai ekspor perikanan mencapai 30-55% (Faisal dan Pancoro, 2018). Meningkatnya volume ekspor udang juga sejalan dengan meningkatnya produksi udang setiap tahunnya. Seiring dengan meningkatnya produksi udang, kegiatan budidaya komoditas ini tidak terlepas dari berbagai masalah terutama yang disebabkan oleh adanya infeksi penyakit. Penyakit udang merupakan salah satu masalah bagi pembudidaya udang dan menjadi faktor pembatas bagi pengembangan budidaya udang (Selvin et al., 2015).

Perlu diingat bahwa dalam melakukan budidaya udang, air merupakan salah satu faktor paling penting karena berbagai macam permasalahan yang ada di tambak pada umumnya dimulai dari kualitas air karena udang memiliki sistem peredaran darah terbuka. Sehingga apabila air terkontaminasi patogen maka akan sangat mempengaruhi udang. Jamur juga dapat menyebar secara cepat apabila pengelolaan dan kontrol tambak yang kurang baik. Apa saja sih penyakit udang yang disebabkan oleh jamur/fungi? Jawabannya ada di bawah ini!

PENYAKIT UDANG OLEH PATOGEN FUNGI:

Enterocytozon Hepatopenaei (EHP) (EHP/HPM)
Penyakit ini ditandai dengan adanya perbedaan ukuran yang sangat signifikan antar udang, karena penyakit ini menyebabkan lambatnya pertumbuhan pada udang. Pada beberapa kasus tertentu, punggung udang mengalami perubahan warna putih khususnya dibagian pencernaannya seperti pada White Feces Disease.

EHP disebabkan oleh parasit microsporidian dengan karakter spora berukuran (1.1 ± 0.2 hingga 0.6-0.7 ± 0.1 µm). Saat parasit ini menyerang udang, bahaya yang ditimbulkan adalah perbedaan laju pertumbuhan pada udang, membuat laju pertumbuhan pada udang jadi melambat dan jika dibiarkan akan berlanjut pada fase kematian. Walaupun fase mortalitas penyakit ini tidak separah penyakit yang lain, tetapi hal ini tentu saja merugikan para petambak. EHP dapat tersebar melalui peristiwa kanibalisme.

Penyakit ini baru teridentifikasi pada tahun 2009 di Thailand dan saat ini telah menyebar ke beberapa negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Beberapa wilayah yang terkena dampak wabah WFD di Indonesia di antaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Utara, Lampung, Bali, Lombok, dan Sulawesi (Tang et al., 2016).

⦁ Black Gill Disease (Insang Hitam)
Tanda-tanda yang muncul jika udang terjangkit penyakit ini adalah insang berubah warna menjadi kemerahan, kecoklatan hingga menjadi hitam. Pada infeksi akut menyebabkan insang berwarna coklat atau hitam disertai pengecilan dan kerusakan insang. Penyakit ini didiagnosa dengan melihat tanda-tanda yang muncul atau dengan uji histopatologi.


Patogen Black Gill Disease adalah Fusarium yang merupakan fungi atau jamur. Pertumbuhan jamur ini diakibatkan oleh senyawa toksik seperti nitrit, amonia, asam, potasium permanganat, tembaga, kadmium, ozon, dan lain-lain.
Black Gill Disease pada udang dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga menyebabkan kematian. Faktor manajemen kualitas air sangat mempengaruhi terjadinya penyakit ini, faktor abiotik seperti bahan padat yang menumpuk didasar kolam, rendahnya DO dan tingginya densitas dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit ini. Rata-rata penyakit ini timbul karena kurangnya pengelolaan dasar tambak. Kontrol pengolahan dasar tambak yang kurang baik dapat mempermudah jamur untuk menyebar.

Itu lah penyakit udang yang disebabkan oleh jamur dan parasit. Kalian ada yang tahu penyakit udang oleh jamur yang belum dibahas di atas? Yuk, tinggalkan pesan di kolom komentar! Tapi tunggu dulu, masih banyak lagi jenis penyakit yang bisa menjangkit udang dan akan dibahas di artikel Growpedia selanjutnya. Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel Growpedia ya pals! Karena penyakit udang yang akan dibahas disebabkan oleh virus dan penyebab penyakit udang didominasi oleh patogen virus lho! Jadi masih banyak yang perlu dipelajari untuk mengetahui berbagai penyakit udang!

Penulis:
Quartina Pinunjul Winarti

Source:
⦁ Jala Tech. (2019). Daftar Penyakit Udang. Diakses dari, https://app.jala.tech/diseases
⦁ Faisal, A.F., Pancoro, A. (2018). Deteksi Dini Enterocytozoon Hepatopenaei (EHP) pada Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Menggunakan Metode PCR (Polymerase Chain Reaction). Jurnal Riset Akuakultur, 13(3), 267-275.
⦁ Selvin, J., Ninawe, A., Ramu, M., & Kiran, S. (2015). Control of Pathogenic Vibrios in Shrimp Aquaculture using Antiinfectives from Marine Natural Products. Conference Papper, p .102-141.
⦁ Tang, K.F.J., Han, J.E., Aranguren, L.F., White-Noble, B., Schmidt, M.M., Piamsomboon, P., & Hanggono, B. (2016). Dense populations of the microsporidian Enterocytozoon hepatopenaei (EHP) in feces of Penaeus vannamei exhibiting white feces syndrome and pathways of their transmission to healthy shrimp. Journal of Invertebrate Pathology, 140, 1-7.

COMMENTS

WORDPRESS: 0